Wednesday, July 8, 2015

Info Memex, Mesin Pencari Ganas Yang Siap Melibas 'Google Search'

Memex, Mesin Pencari Ganas Yang Siap Melibas 'Google Search' - Sebuah mesin pencari berjulukan Memex, belakangan ini menyedot perhatian para netizen. Tak hanya alasannya ialah kemampuannya yang diklaim lebih canggih dari Google, tetapi juga berkat teknologi `misterius` yang diyakini bisa digunakan untuk memerangi kejahatan. 


Memex ialah mesin pencari yang dikembangkan oleh Pentagon melalui lembaga riset Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA).
Baca Juga :
Setahun belakangan ini Pentagon diketahui telah melaksanakan penelitian terkait Memex dengan tujuan melacak isu di internet yang tak bisa dicari Google.

"Ada potensi besar," kata Jeff Schneider, seorang profesor peneliti dari Robotics Institute di Carnegie Mellon School of Computer Science. Awal tahun ini, Carnegie Mellon diberikan nilai kontrak sebesar US$ 3,6 juta untuk berkolaborasi menyebarkan proyek ini bersama DARPA.

"Program ini sekarang difokuskan untuk memerangi perdagangan insan - yang dipilih sebagai target domain," kata Schneider. Pun demikian, Memex bisa diterapkan pada bidang lain.

"Setiap algoritma bisa kita gunakan untuk mempelajari gerak-gerik perdagangan insan dengan mudah dan kemudian diinformasikan kepada masyarakat," tambahnya.

1 Memex ialah Dark Web

Kita semua dekat dengan apa yang dikenal sebagai "surface web" - seperangkat halaman web yang bisa diakses ketika kita melaksanakan pencarian melalui mesin pencari, ibarat Google. Demikian ibarat dikutip dari laman Computer World.

Halaman tersebut dapat diakses alasannya ialah mereka terhubung dengan halaman publik lainnya dan secara luas dilihat oleh mesin pencari, juga dikenal sebagai spiders.

Memex sendiri ialah mesin pencari khusus Dark Web. Proyek ini sudah berlangsung selama setahun dan masih akan berlanjut sampai dua tahun ke depan.

Tujuan dibuatnya Memex ialah untuk menyebarkan software dengan kemampuan ibarat mesin pencari, namun dengan pencarian yang lebih spesifik.

2. Mampu menelisik halaman rahasia

Banyak kalangan yang berpendapat bahwa mesin pencari raksasa, ibarat Google hanya bisa melacak 10 persen dari seluruh halaman yang ada di web, sisanya masih tersembunyi di dalam `dark` domain alias server privat.

Selain untuk mendeteksi kejahatan, Memex diduga dapat digunakan untuk kepentingan bisnis. Analis saham mungkin menggunakan Memex untuk mencari halaman tersembunyi untuk mencari isu yang relevan terkait saham.

"Teknologi ini juga bisa digunakan untuk mengungkap penipuan dan acara ilegal lainnya dalam dunia bisnis," kata Emily Kennedy, CEO Marinus Analytics, cabang Carnegie Mellon yang juga terlibat dalam proyek Memex.

3. 95% lebih responsif dari Google

Memex diklaim 95% lebih responsif dari Google dalam melaksanakan pencarian informasi. "Kami membayangkan sebuah paradigma gres dalam proses pencarian di internet yang akan menyesuaikan konten, hasil pencarian, dan tampilan antarmuka untuk pengguna individu dan pengguna yang berkecimpung dalam bidang studi," kata Program Manager DARPA, Chris White.

Memex sendiri ialah abreviasi dari memory dan index. Mesin pencari tersebut dikabarkan sudah diujicoba oleh sebagian kalangan, ibarat pegawanegeri di New York City untuk mengungkap kasus human trafficking, prostitusi online maupun terorisme.

Berbeda dengan hasil pencarian dari Google, Bing, dan Yahoo - yang mana didasarkan pada iklan dan ditampilkan secara linear berdasarkan algoritma, Memex menyajikan isu ke dalam bentuk infografis yang sulit ditemukan oleh Google.

Sumber : http://keepo.me/