Thursday, November 12, 2015

Info Ini flash disk paling mematikan di dunia


Flash Disk memang sering kali terkena virus jikalau tidak di jaga dengan baik. Virus tersebut biasanya akan membuat data kita hilang atau mungkin membuat komputer kita error. Namun, hal tersebut belum ada apa-apanya dibandingkan flash disk ini.
Ada sebuah flash disk yang disebut dengan 'killer USB'. Ya, alat ini disebut sebagai flash disk pembunuh alasannya ialah memiliki kemampuan untuk 'membakar' komponen internal yang ada di dalam komputer atau laptop. Bagaimana hal ini bisa terjadi?

Seorang peneliti telah membuat flash disk yang kebal terhadap anti virus apapun. Parahnya, flash disk ini akan menawarkan 220 volt lonjakan listrik negatif jikalau A
nda menancapkan portnya pada komputer. Komputer otomatis eksklusif mati dan tidak bisa dinyalakan kembali.

Yang menyeramkan ialah flash disk pembunuh ini bentuknya sama menyerupai flash disk pada umumnya. Jadi, komputer siapapun bisa dengan mudah mengalami kerusakan parah tanpa ada tanda-tanda terlebih dahulu, menyerupai dilansir dari Uber Gizmo.

Flash disk pembunuh ini akan menarik daya dari port USB menggunakan konverter DC ke DC hingga mencapai negatif 100 volt, setelah itu diarahkan ke komputer hingga komputer tak berkutik lagi.

Tidak hanya satu, flash disk pembunuh ini ada 2, namun saudaranya tersebut tidak lebih efektif dari pada flash disk ini. Jika Anda penasaran, berikut video penggunaan flash disk pembunuh ini.

Info KPI Melarang Film Kartun Dragon Ball Ditayang


Tayangan film kartun Dragon Ball menghilang dari stasiun televisi Global TV. Penghentian penayangan kartun Dragon Ball ini disinyalir terkait dengan teguran Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) beberapa waktu lalu akan kartun ini.
Baca Juga :
Kartun Dragon Ball yang sebelumnya tayang setiap hari pukul 17.00 di stasiun TV tersebut kini digantikan dengan kartun Naruto.

Di situs resmi KPI, Komisioner KPI, Sujarwanto Rahmat Arifin, Global TV diminta untuk mengurangi unsur kekerasan dalam tayangan kartun ibarat di film Dragon Ball. Namun Sujarwanto tidak menjelaskan secara rinci atau ilmiah, apa kaitan antara kartun Dragon Ball dan perilaku kekerasan anak.

Melalui website jurnalisme warga, Kompasiana, Ihsan Ariswanto menyanggah pendapat KPI tersebut.

"Izinkanlah saya sebagai seorang mantan belum dewasa yang di masa kecilnya sangat menyukai tayangan kartun asal Jepang tersebut untuk menyanggah pendapat KPI ibarat yang terwakilkan oleh ucapan Pak Sujarwanto itu," demikian tulis Ihsan.

Menurut Ihsan, kartun Dragon Ball sudah ditayangkan di banyak sekali negara dan tidak menerima penentangan.

Bahkan menurutnya, dari semua kawan yang menyukai kartun Dragon Ball, tidak ada satu pun yang menyerap perilaku kekerasan akhir menonton film kartun itu.

Sebaliknya, sosok Son Goku, sang tokoh utama dalam Dragon Ball, justru menjadi idola belum dewasa sebab sifatnya yang pantang mengalah dalam berjuang.

"Tidak sedikit sahabat saya yang jadi mahir olah grafik sebab dikala kecilnya suka menggambar karakter-karakter di Dragon Ball," tulis Ihsan.

Penghentian tayangan kartun Dragon Ball pun ramai dibicarakan di forum Kaskus.

Salah satu Kaskuser dengan nama akun brandy007 menulis, "Kartun ini kan sudah ditayangkan semenjak tahun 96...setelah hampir 20 tahun gres di tegur...KPI lagi ngelawak nih..."

Nextren tidak menemukan teguran mengenai kartun Dragon Ball di halaman arsip sanksi dan himbauan di situs resmi KPI. Siaran pers "Bahayanya Tayangan Anak dan Kartun" pun tidak mampu diakses pada Selasa (10/11/2015) sore.

Info Ini flash disk paling mematikan di dunia


Flash Disk memang sering kali terkena virus jikalau tidak di jaga dengan baik. Virus tersebut biasanya akan membuat data kita hilang atau mungkin membuat komputer kita error. Namun, hal tersebut belum ada apa-apanya dibandingkan flash disk ini.
Ada sebuah flash disk yang disebut dengan 'killer USB'. Ya, alat ini disebut sebagai flash disk pembunuh alasannya ialah memiliki kemampuan untuk 'membakar' komponen internal yang ada di dalam komputer atau laptop. Bagaimana hal ini bisa terjadi?

Seorang peneliti telah membuat flash disk yang kebal terhadap anti virus apapun. Parahnya, flash disk ini akan menawarkan 220 volt lonjakan listrik negatif jikalau A
nda menancapkan portnya pada komputer. Komputer otomatis eksklusif mati dan tidak bisa dinyalakan kembali.

Yang menyeramkan ialah flash disk pembunuh ini bentuknya sama menyerupai flash disk pada umumnya. Jadi, komputer siapapun bisa dengan mudah mengalami kerusakan parah tanpa ada tanda-tanda terlebih dahulu, menyerupai dilansir dari Uber Gizmo.

Flash disk pembunuh ini akan menarik daya dari port USB menggunakan konverter DC ke DC hingga mencapai negatif 100 volt, setelah itu diarahkan ke komputer hingga komputer tak berkutik lagi.

Tidak hanya satu, flash disk pembunuh ini ada 2, namun saudaranya tersebut tidak lebih efektif dari pada flash disk ini. Jika Anda penasaran, berikut video penggunaan flash disk pembunuh ini.

Info KPI Melarang Film Kartun Dragon Ball Ditayang


Tayangan film kartun Dragon Ball menghilang dari stasiun televisi Global TV. Penghentian penayangan kartun Dragon Ball ini disinyalir terkait dengan teguran Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) beberapa waktu lalu akan kartun ini.
Baca Juga :
Kartun Dragon Ball yang sebelumnya tayang setiap hari pukul 17.00 di stasiun TV tersebut kini digantikan dengan kartun Naruto.

Di situs resmi KPI, Komisioner KPI, Sujarwanto Rahmat Arifin, Global TV diminta untuk mengurangi unsur kekerasan dalam tayangan kartun ibarat di film Dragon Ball. Namun Sujarwanto tidak menjelaskan secara rinci atau ilmiah, apa kaitan antara kartun Dragon Ball dan perilaku kekerasan anak.

Melalui website jurnalisme warga, Kompasiana, Ihsan Ariswanto menyanggah pendapat KPI tersebut.

"Izinkanlah saya sebagai seorang mantan belum dewasa yang di masa kecilnya sangat menyukai tayangan kartun asal Jepang tersebut untuk menyanggah pendapat KPI ibarat yang terwakilkan oleh ucapan Pak Sujarwanto itu," demikian tulis Ihsan.

Menurut Ihsan, kartun Dragon Ball sudah ditayangkan di banyak sekali negara dan tidak menerima penentangan.

Bahkan menurutnya, dari semua kawan yang menyukai kartun Dragon Ball, tidak ada satu pun yang menyerap perilaku kekerasan akhir menonton film kartun itu.

Sebaliknya, sosok Son Goku, sang tokoh utama dalam Dragon Ball, justru menjadi idola belum dewasa sebab sifatnya yang pantang mengalah dalam berjuang.

"Tidak sedikit sahabat saya yang jadi mahir olah grafik sebab dikala kecilnya suka menggambar karakter-karakter di Dragon Ball," tulis Ihsan.

Penghentian tayangan kartun Dragon Ball pun ramai dibicarakan di forum Kaskus.

Salah satu Kaskuser dengan nama akun brandy007 menulis, "Kartun ini kan sudah ditayangkan semenjak tahun 96...setelah hampir 20 tahun gres di tegur...KPI lagi ngelawak nih..."

Nextren tidak menemukan teguran mengenai kartun Dragon Ball di halaman arsip sanksi dan himbauan di situs resmi KPI. Siaran pers "Bahayanya Tayangan Anak dan Kartun" pun tidak mampu diakses pada Selasa (10/11/2015) sore.